KAJIAN TARIAN ZAPIN BELITUK-LITUK SUKU KAUM TIDUNG MENGGUNAKAN WADAH MOTION CAPTURE: SEBUAH PENDEKATAN INOVATIF DALAM MELESTARIKAN BUDAYA TEMPATAN

STUDY OF THE ZAPIN BELITUK-LITUK DANCE OF THE TIDUNG ETHNIC GROUP USING MOTION CAPTURE: AN INNOVATIVE APPROACH TO PRESERVING LOCAL CULTURE

Authors

  • Sharip Zainal Bin Sagkif Shek
  • Rosli Sareya
  • M. Fazmi Hisham
  • Borhan Bin Abdullah
  • Norain Abdul Razak

DOI:

https://doi.org/10.51200/ga.v15i1.6568

Keywords:

Motion Capture, Zapin Tidung, Gerak Tari, Teknologi, Evolusi

Abstract

Motion capture adalah teknologi yang membolehkan pengumpulan data gerakan manusia secara real-time dalam bentuk tiga dimensi. Teknologi ini telah digunakan dalam pelbagai bidang seperti filem animasi, permainan video, sains sukan dan kedoktoran. Dalam bidang seni dan budaya, motion capture juga dapat digunakan untuk merekod gerakan tradisional seperti Zapin, tarian tradisional Melayu yang popular di Malaysia dan Indonesia. Kajian gerak zapin dengan menggunakan motion capture memberikan peluang untuk mempelajari gerakan yang lebih tepat lagi dan memudahkan dalam merekod dan mengkaji setiap dari gerakan. Kajian ini memberi manfaat seperti melindungi, melestarikan dan mengajarkan warisan budaya tempatan kepada masyarakat dari generasi ke generasi serta memberikan bahan kajian yang lebih mendalam untuk seniman dan para penari. Motion capture juga memberikan kemampuan untuk merekod dan memperbaiki tahap gerakan, sehingga pemain atau penari dapat memahami setiap gerakan dan mengalami lebih banyak perubahan dalam proses pembelajaran dan latihan tata gerakan. Dalam kesimpulannya, teknologi motion capture memiliki potensi besar dalam kajian gerak seni dan budaya seperti Zapin, dan dapat meningkatkan pemahaman tentang seni tradisional dan memastikan warisan budaya itu dikekalkan dan diwarisi ke generasi akan datang.


ABSTRACT

Motion capture is a technology that enables the collection of human movement data in real- time in three-dimensional form. This technology has been used in various fields such as animated films, video games, sports science, and medicine. In the field of art and culture, motion capture can also be used to record traditional movements such as Zapin, a traditional Malay dance that is popular in Malaysia and Indonesia. Studying Zapin movements using motion capture provides an opportunity to learn more accurate movements and makes it easier to record and study each of the movements. This study provides benefits such as protecting, preserving, and teaching local cultural heritage to the community from generation to generation as well as providing more in-depth study material for artists and dancers. Motion capture also provides the ability to record and improve the level of movement, so that the player or dancer can understand each movement and experience more changes in the process of learning and practicing movement. In conclusion, motion capture technology has great potential in the study of movement art and culture such as Zapin, and can improve the understanding of traditional art and ensure that cultural heritage is maintained and passed down to future generations.

Published

2025-06-30

How to Cite

Zainal Bin Sagkif Shek, S. ., Sareya , R. ., Hisham , M. F. ., Bin Abdullah, B., & Abdul Razak , N. . (2025). KAJIAN TARIAN ZAPIN BELITUK-LITUK SUKU KAUM TIDUNG MENGGUNAKAN WADAH MOTION CAPTURE: SEBUAH PENDEKATAN INOVATIF DALAM MELESTARIKAN BUDAYA TEMPATAN: STUDY OF THE ZAPIN BELITUK-LITUK DANCE OF THE TIDUNG ETHNIC GROUP USING MOTION CAPTURE: AN INNOVATIVE APPROACH TO PRESERVING LOCAL CULTURE. Jurnal Gendang Alam (GA), 15(1), 25–34. https://doi.org/10.51200/ga.v15i1.6568
Total Views: 144 | Total Downloads: 101